• 7 April 2020

Jagung Talenta Laris Manis 

uploads/news/2019/11/jagung-talenta-laris-manis--8365811825f1df7.jpg
SHARE SOSMED

Hasil panen jagung yang memiliki rasa manis ini tidaklah susah untuk dipasarkan.

BOGOR - Ukay Sukmawan, petani di Kelurahan Sindangsara, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, tengah bersiap-siap untuk memetik hasil dari lahan garapannya. Sebab, jagung yang ia tanam bakal panen dalam waktu dekat ini. Pria berusia 73 tahun itu pada masa tanam kali ini memilih untuk menanam jagung varietas talenta di atas lahan seluas 2.000 meter persegi yang terbagi empat petakan. Dalam masa tanam kali ini, benih jagung ia tanam dengan jarak 80 sentimeter antar baris dan 25 sentimeter antar jagung. Saat ini, tanaman jagung tersebut telah menginjak masa taman dua bulan lebih.

"Jagung varietas talenta ini mulai dapat dipanen pada umur 75 hari. Iya, diperkirakan tinggal menunggu empat sampai lima hari lagi untuk siap dipanen," kata Ukay.

Baca juga: Sorgum, Tanaman Sejuta Manfaat

Menurutnya, pengaturan jarak tanam dilakukan untuk menghasilkan tanaman jagung sesuai yang keinginan. Jagung yang dihasilkan besar-besar. Selain itu, perawatan wajib dilakukan terutama asupan nutrisi dan pembasmi hama.

"Setelah masa tanam dua minggu, pucuk itu biasanya saya kasih furadan dan pupuk organik di bagian tanahnya," ucapnya.

Bagi Ukay, hasil panen jagung yang memiliki rasa manis ini tidaklah susah untuk dipasarkan. Sebab, akan banyak pembeli yang datang ke lokasi sebelum masa panen itu tiba. Dari luasan lahan 2.000 meter persegi tersebut, ia mengungkapkan, produksi jagung talenta yang didapatkan bisa mencapai dua sampai tiga ton dengan rata-rata per kilogram sebanyak empat buah.

"Kalau dari petani ke pengepul untuk harga jagung pasaran sekarang ini Rp4.000 per kilogram. Biasanya untuk di pasarkan lagi di wilayah Bogor saja," katanya. 

Ukay juga mengungkapkan, alasan dirinya menaman jagung tahun ini dikarenakan ketersediaan air yang menjadi kebutuhan untuk bercocok tanam padi selalu terhambat dari saluran irigasi.

"Sebetulnya di sini ditanam jagung karena air irigasi tidak normal, sering terhambat. Awalnya lahan ini saya ditanami padi," tandasnya. (HAB) 

 

 

Comment

Related News

Jagad Tani App Download

Free Sign & Download, Android App