• 19 September 2021

Alasan Daging Wagyu A5 Mahal

uploads/news/2021/07/alasan-daging-wagyu-a5-41521f2a4440160.jpg
SHARE SOSMED

"Lemak daging yang intens di dalamnya akan memberikan rasa yang kaya dan memiliki rasa mentega yang lembut"

JAKARTA -  Sahabat tani mungkin sering mendengar soal daging wagyu kelas A5. Daging kelas A5 adalah peringkat tertinggi di sistem klasifikasi wagyu Jepang. Berkat kualitas yang paling bagus, harga daging tersebut pun fantastis.

Sepotong daging wagyu dikenal punya harga selangit dibanding daging-daging sapi lainnya. Daging ini dikenal memilliki tekstur yang sangat empuk dan 'meleleh' di mulut.

Hal yang membedakan daging ini mahal dibanding yang lain adalah karena kandungan lemak di dalamnya. Lemak daging yang intens di dalamnya akan memberikan rasa yang kaya dan memiliki rasa mentega yang lembut. Seperti diketahui, wagyu merupakan jenis daging sapi Jepang. Wa berati Jepang dan Gyu berarti daging sapi.

Empat breed utama digunakan untuk produksi Wagyu di Jepang, yaitu Japanese Black, Japanese Brown, Japanese Shorthorn dan Japanese Polled (an Aberdeen Angus cross). Wagyu modern biasanya merupakan persilangan antara breed asli (digunakan dalam pertanian) dengan breed impor seperti Brown Swiss, Devon, Shorthorn, Simmental, Ayrshire, dan Korea.

Baca juga: Tips Memasak Steal Lada Cepat

Daging sapi Kobe, salah satu daging yang paling berharga, adalah jenis Wagyu dari jenis Tajima dan hanya bisa dibesarkan di provinsi Hyogo Jepang.

Mengutip dari CNN, alasan mengapa daging sapi wagyu begitu mahal adalah karena metode pemeliharaan sapi yang dilakukan. Untuk mendapatkan daging wagyu kualitas terbaik, ternak harus dipelihara dan diberi makan sesuai dengan pedoman pemeliharaan yang ketat.

Sapi ternak dan sapi hamil harus digembalakan di padang rumput sedangkan anak sapi diberi makan dengan cara khusus, diberi pakan khusus untuk memastikan dagingnya memiliki marble yang banyak.

Anak sapi wagyu ini dimanjakan. Mereka diberi susu langsung satu per satu menggunakan tangan, persis seperti ibu yang memberi botol susu kepada anaknya, sampai diberi jaket hangat ketika cuaca dingin. Anak sapi ini tinggal di peternakan sampai berusia tujuh bulan sebelum dikirim ke pelelangan dan dijual ke peternakan penggemukan.

Baca juga: Tips Pengemasan Daging Kurban

Di peternakan, mereka dipelihara dengan baik dan melakukan diet khusus. Mereka berdiet dengan diberi makan jerami, konsentrat tanaman dan digemukkan sampai seberat 700 kg selama 3 tahun.

Mungkin sahabat tani pernah mendengar kalau daging wagyu enak dan lembut itu karena sapi tersebut disikat dengan sikat kaku untuk meningkatkan sirkulasi darah dan menghilangkan stres.

 

 

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App