• 20 September 2021

Sapi Sehat, Susu Segar

SHARE SOSMED

Sebetulnya susu yang baru diperah itu boleh langsung diminum. Kecuali...

JAKARTA – Bagi Sahabat Tani yang gemar minum susu setiap hari perlu memperhatikan kandungan gizi dari susu tersebut.

Biasanya, susu sapi yang baru diperas akan terasa lebih segar dibanding susu yang sudah diolah dalam kemasan.

Namun, Sahabat Tani perlu mengetahui jika susu sapi murni belum tentu baik dikonsumsi secara langsung saat proses pemerahan yang terhenti selama satu-dua jam.

Sebab pada saat itu, susu sebaiknya direbus terlebih dahulu untuk meminimalisir bakteri yang ada.

Sapi yang sehat akan menghasilkan susu segar baik dikonsumsi.

Kandungan vitamin dari susu sapi murni dibanding susu kemasan jauh lebih banyak, mulai dari vitamin D, vitamin B12, vitamin A dan sebagainya.

Baca juga: Cara Menjaga Kualitas Sapi Perah

Di Agro Wisata Edukatif Istana Susu Sapi Cibugary yang terletak di Jalan Peternakan Raya, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, susu sapi yang baru diperas dipisah menjadi dua kategori.

Pertama harus diolah terlebih dahulu dengan cara merebusnya, sedangkan yang kedua saat susu sapi telah diperas langsung dimasukkan ke dalam plastik kiloan untuk dijual.

Selain produksi susu segar, ada juga keju mozzarella, yoghurt dan susu pasteurisasi.

Rachmat Hidayat, pengelola Agro Wisata Edukatif Istana Susu Sapi Cibugary menjelaskan, terdapat beberapa faktor penyebab susu sapi segar tidak baik dikonsumsi.

Seperti saat sapi sedang mengalami penyakit mastitis maka susu yang dihasilkan sebaiknya tidak langsung dikonsumsi oleh manusia.

Itu (susu) tidak boleh diperah tidak boleh dicampur dengan susu-susu yang sapinya sehat. Dan susunya ini tidak boleh dikonsumsi oleh manusia setelah kita kasih antibiotik ya, karena dosisnya lebih tinggi,” ucap Rachmat saat ditemui tim Jagadtani.id, belum lama ini.

Baca juga: Beternak Sapi Perah Bagi Pemula

Sebetulnya susu yang baru diperah itu boleh langsung diminum. Kecuali rantai dindingnya, misalnya dari proses pemerahan ada jeda waktu satu sampai dua jam. Nah itu harus diolah terlebih dahulu, dimasak dulu. Kalau dari pemerahan, itu lebih bagus untuk pengobatan kalau kita ada riwayat penyakit paru-paru ya,” lanjutnya.

Ia pun berharap, kedepannya sapi perah ada diseluruh Indonesia, agar masyarakat dapat mengkonsumsi susu segar murni yang berasal dari peternak sapi perah asli rakyat Indonesia.

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App