• 17 September 2021

Mengenal Mistisnya Si Ratu Malam

uploads/news/2021/03/mengenal-mistisnya-si-ratu-4482381ac4cd4c2.jpg
SHARE SOSMED

Tanaman ini juga merupakan salah satu tanaman yang cukup mudah untuk dirawat, terutama jika Sahabat Tani baru pertama kali mulai untuk belajar merawat.

JAKARTA - Jika Sahabat Tani sedang gemar merawat tanaman hias, tanaman bunga wijaya kusuma bisa menjadi alternatif pilihan.

Bunga wijaya kusuma merupakan salah satu jenis tanaman yang mempunyai daya tarik tersendiri, terutama dari pecinta tanaman.

Selain itu, dengan menanam wijaya kusuma di rumah bisa menjadikan rumah Sahabat Tani terlihat lebih menarik dan indah.

Bunga ini merupakan tanaman berjenis sukulen dengan daun yang panjang dan memiliki bentuk zig-zag layaknya seperti tulang ikan.

Baca juga: Grafting Bunga Cantik, Wijaya Kusuma

Di Indonesia sendiri, tanaman wijaya kusuma mulai populer dan berasal dari Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah.

Namun dalam perjalanannya, tanaman ini juga bisa ditemui dan dapat hidup dengan mudah pada daerah yang mempunyai iklim sedang hingga tropis.

Tanaman ini juga merupakan salah satu tanaman yang cukup mudah untuk dirawat, terutama jika Sahabat Tani baru pertama kali mulai untuk belajar merawat.

Dalam sejarahnya, bunga wijaya kusuma merupakan salah satu bunga yang unik dan langka.

Bunga ini juga dikenal dengan nama lain yang disebut juga sebagai ‘bunga kejayaan’.

Selain itu, bunga ini juga dijuluki sebagai ‘ratu malam.’

Pasalnya, bunga ini hanya mekar semerbak di malam hari, dan waktunya pun terhitung jarang.

Untuk beberapa spesies wijaya kusuma, waktu mekarnya memang hanya bisa setahun sekali.

Akan tetapi, ada juga spesies bunga malam ini yang bisa memecahkan rekor sampai tiga kali dalam setahun.

Bunga ini memiliki nama wijaya kusuma, karena banyak orang yang mengira bunga ini asli Indonesia.

Padahal sebenarnya, bunga ini berasal dari Venezuela, Amerika Selatan.

Bunga bernama latin Epiphyllum anguliger ini juga bertahan di cuaca paling panas.

Bunga ini kemudian dibawa oleh para pedagang China ke Indonesia lewat jalur laut di zaman kerajaan Majapahit.

Selain langka dan unik, keberadaan wijaya kusuma selalu disangkut pautkan dengan berbagai mitos.

Pada zaman dahulu kala, bunga wijaya kusuma tersohor sebagai bunga favorit para raja dan ratu.

Selain warna dan kelopaknya yang elegan, bunga yang dijuluki ‘night blooming cereus’ ini tergolong sebagai spesies langka.

Para raja dan pengawalnya harus bepergian jauh ke dalam hutan untuk memetik satu wijaya kusuma yang kelak akan diberikan pada sang ratu sebagai hadiah romantis.

Apa lagi konon di zaman dahulu, barangsiapa yang bisa menemukan bunga ini di tengah malam akan cepat diberkati anak.

Selain terkenal sebagai bunga pembawa kemakmuran bagi keluarga, bunga langka ini juga dikabarkan juga bisa membawa untung bagi siapapun yang memeliharanya.

Mitos bunga wijaya kusuma ini berasal dari makna bunganya tersendiri.

Nama wijaya kusuma sendiri terdiri dari dua suku kata, wijaya memiliki makna ‘kemenangan,’ sementara kusuma diartikan sebagai ‘tegak’ dalam bahasa Jawa.

Sehingga jika diartikan secara menyeluruh, maknanya yaitu “kemenangan mutlak yang dimiliki seorang raja”.

Dari sini, tersebarlah mitos, “barang siapa yang melihat wijaya kusuma mekar di malam hari, ia akan mendapatkan keberuntungan atau rezeki beruntun layaknya seorang bangsawan!”

Selain dinilai sebagai tanaman hias pembawa untung, mitos bunga wijaya lainnya yaitu kemampuannya dalam meningkatkan derajat orang.

Seperti yang sudah diketahui, bunga wijaya kusuma merupakan bunga para raja dan ratu.

Maka siapapun yang menanam bunga malam ini di rumah, derajat mereka akan terangkat bak raja dan ratu.

Konon, wibawa orang yang memiliki wijaya kusuma di rumah akan lebih bersinar dibandingkan dengan orang lainnya.

Tidak sedikit juga orang yang membawa pulang bunga ini sebagai penarik jodoh.

Dari semua mitos bunga wijaya kusuma, ternyata tidak semuanya membawa kebaikan.

Ada juga mitos wijaya kusuma yang dijamin bakalan membikin pemilik rumah merinding ketakutan.

Masyarakat Jawa percaya jika bunga malam ini diciptakan khusus sebagai sesajen dan simbol dari Nyi Roro Kidul, sosok mistis penguasa Pantai Selatan.

Baca juga: Fakta dan Mitos Anggrek Kalajengking

Tidak hanya itu, di Cilacap, wijaya kusuma merupakan bunga gaib yang asal usulnya dipenuhi oleh ilmu gaib.

Legenda mistis tersebut menceritakan seorang putri yang mengasingkan diri ke Pantai Selatan untuk menghindari sebuah pernikahan yang tidak diinginkan.

Menginginkan ketentraman hati, sang putri pun terjun ke dalam laut, dan konon menikah dengan sosok gaib.

Anak dari kedua pasangan tersebut dikabarkan cacat, dan sosoknya digambarkan sebagai kelopak bunga wijaya kusuma.

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App