• 29 September 2021

Mengenal si Agresif, Ikan Komet

uploads/news/2021/02/mengenal-si-agresif-ikan-20427a4ace1f8df.jpg
SHARE SOSMED

Ia termasuk sebagai ikan omnivora. Dimana ia dapat memakan apa saja yang ada di dalam aquarium untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuhnya.

TANGERANG - Jika Sahabat Tani gemar memelihara ikan hias, pasti tahu ikan komet (Carassius auratus).

Ya, ikan ini merupakan jenis ikan hias yang banyak diminati.

Ikan komet hampir mirip dengan ikan mas koki walau hanya sekilas.

Ia cukup terkenal dikalangan pecinta ikan hias aquarium di rumah.

Baca juga: Belida, Ikan Enak yang Langka

Selain bentuk tubuhnya kecil dan berwarna oranye, ia juga memiliki ekor panjang yang berwarna putih.

Faktanya ikan komet adalah varian ikan mas koki tertua yang terkenal.

Pertama kali ia dikembangbiakkan di China.

Awalnya, ia tidak dibudidayakan di dalam akuarium, melainkan di kolam terbuka. 

Namun, seiring berjalannya waktu, banyak peminat yang ingin menjadikan ikan jenis ini sebagai ikan hias akuarium lantaran warnanya yang indah cocok untuk hiasan.

Ikan komet sendiri merupakan keturunan dari keluarga cyprinidae.

Ia dikenal dengan sebutan ikan slayer, sebab sirip dan ekornya menyerupai bentuk slayer.

Ikan ini sudah lama dipelihara oleh pedagang bibit ikan hias, Syamsuri.

Dirinya mengaku, sudah enam tahun ia berjualan ikan di daerah Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Berbagai jenis ikan hias pun tersedia di kiosnya.

Namun, menurut Syamsuri, ikan komet dan nila sering laku diburu pembeli.

Ikan komet paling sering laku juga, tetapi belanjanya sedikit. Paling seminggu sekali karena harganya agak mahalan, seekor Rp 2.000 Kadang bisa Rp 2.500,” tutur Syamsuri kepada Jagadtani.id, belum lama ini.

Ikan ini menurutnya sangat agresif dan pandai berenang.

Selain itu, ia juga termasuk sebagai ikan omnivora.

Dimana ia dapat memakan apa saja yang ada di dalam aquarium untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuhnya.

Ikan komet juga menyukai makanan alami yang masih hidup dibandingkan pakan pelet.

Makanannya bisa berupa jentik nyamuk, cacing, udang kecil, serangga kecil dan lainnya. 

Memberikan pakan yang baik dan berkualitas menjadi kewajiban untuk menghasilkan ikan cantik yang memiliki sisik indah.

Maka disarankan untuk memberikan pakan alami ketimbang pakan pelet.

Baca juga: Mengenal Lamprey, Ikan Pelawan Kanker

Sisiknya yang terlihat datar dan indah menjadi ciri khas dari ikan komet.

Namun ada beberapa yang memiliki bentuk sisik berbeda penyebabnya berupa timbulnya parasit.

Saat tubuh ikan bermunculan bintik-bintik putih maka segera lakukan penanganan agar tidak mati.

Karena itu menandakan ikan sedang sakit.

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App