• 19 September 2021

Khasiat Buah Ceri yang Sebenarnya

uploads/news/2021/01/khasiat-buah-ceri-yang-848975e3cb63d42.jpg
SHARE SOSMED

Dalam satu cangkir atau sekitar 21 ceri, mengandung kurang dari 100 kalori dan 15% dari kebutuhan vitamin C harian.

JAKARTA - Sahabat Tani ada yang suka makan ceri?

Ya, ceri sering digunakan sebagai pelengkap makanan atau hiasan kue.

Kebanyakan buah berwarna merah ini sering ditemukan sebagai topping blackforest.

Padahal, buah ini merupakan salah satu yang paling sehat, karena dapat melindungi seluruh tubuh.

Baca juga: Manfaat dari Manisnya Buah Kersen

Ceri juga jarang ditemukan di berbagai supermarket.

Ini menjadi salah satu alasan, ceri tak umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Sekalipun ada, harganya pun sangat mahal.

Hal ini disebabkan, karena ceri hanya tumbuh di negara yang memiliki empat musim.

Sehingga semua ceri yang ditemukan di Indonesia merupakan hasil impor dari Australia atau Amerika.

Atas alasan itulah, sebagian besar masyarakat merasa awam dengan buah berukuran mungil ini.

Selain itu, masyarakat juga sering mengira jika ceri memiliki rasa yang sangat manis, bahkan menyamai rasa manis gula pasir.

Padahal, ceri yang sering dikonsumsi masyarakat merupakan buah kalengan, yang biasanya sudah ditambahkan pemanis seperti gula.

Bentuknya pun sudah berubah menjadi sebuah manisan ceri.

Sebenarnya, ceri yang masih utuh memiliki rasa manis yang pas, mirip seperti anggur.

Selain itu, juga terasa sedikit rasa asam yang segar.

Ini karena ia mengandung vitamin C dan beta karoten yang lebih tinggi.

Melansir ANTARA dari Health, berikut merupakan manfaat dari ceri.

Kaya antioksidan

Ceri merupakan sumber antioksidan dan senyawa antiinflamasi yang kuat.

Kedua senyawa tersebut, dapat memperlambat penuaan dan menangkal penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, kanker, alzheimer, diabetes, dan obesitas.

Melindungi dari diabetes

Efek antiinflamasi dari ceri membantu menjaga kesehatan tubuh Sahabat Tani.

Selain itu, ceri memiliki peringkat indeks glikemik yang lebih rendah dibanding kebanyakan buah.

Hal tersebut menandakan, ceri tidak memicu lonjakan dan penurunan gula darah dan insulin.

Hal ini membuatnya melindungi tubuh dari diabetes dan juga menjaga kondisi seseorang yang pernah mengalami diabetes.

Mengurangi risiko asam urat

Setidaknya lebih dari 8.000.000 orang dewasa di Amerika Serikat, menderita asam urat.

Arthritis inflamasi ini dipicu saat produk limbah yang disebut asam urat, mengkristal di dalam persendian dan menyebabkan nyeri hingga pembekakan.

Menurunkan kolesterol

Penelitian menunjukkan, minum jus ceri asam dapat membantu menurunkan kolesterol LDL atau kolesterol jahat.

Setiap penurunan 1% kolesterol, berarti mampu menurunkan risiko penyakit jantung sebanyak 2%.

LDL yang tinggi harus diwaspadai, karena terkait dengan risiko serangan jantung.

Baca juga: Miracle Fruit, Si Pemanis Alami

Mengurangi rasa sakit usai olahraga

Ceri dapat mengurangi rasa nyeri pasca high intensity interval training (HIIT).

Selain itu, ceri juga melindungi dari berkurangnya sel tubuh akibat olahraga dan membantu pemulihan otot.

Karena alasan tersebut, jus ceri pun populer di kalangan atlet profesional.

 

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App