• 28 September 2021

Serunya Budidaya Ikan Molly

SHARE SOSMED

Pembudidaya harus telaten dengan indukan yang bagus, karena indukan yang bagus biasanya menghasilkan anakan yang bagus pula.

KARAWANG - Ikan hias yang satu ini merupakan salah satu yang populer di kalangan pehobi ikan hias.

Ya, namanya molly atau molly balon (Poecilia Sp).

Hal yang membuat molly sangat populer yaitu bentuk perutnya yang buncit, serta variasi warnanya yang berbagai macam seperti warna merah, jingga, hingga belang.

Baca juga: Bertemu Molly, Si Ikan Balon

Suharja (53), pembudidaya molly asal Kabupaten Karawang menjelaskan, molly biasanya dipelihara untuk hiasan akuarium atau menjadi pakan untuk ikan predator seperti arwana.

Awalnya, tertarik sama ikan molly balon, karena diberi saran oleh teman sekitar tahun 2000-an. Terus saya beli yang harganya Rp50 per ekor, lalu saya besarkan untuk cari indukan yang bagus,” ucapnya kepada Jagadtani.id di Kelurahan Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa barat.

Untuk mengembangkan budidaya molly, Suharja juga mengikuti pelatihan pada 2011 hingga akhir 2014 dan sudah mendapatkan tiga sertifikat pelatihan budidaya ikan.

Menurutnya, molly termasuk ke dalam jenis ikan yang mudah sekali dibudidayakan.

Sahabat Tani hanya perlu menyiapkan air dengan suhu 25-27 derajat celsius, makanan yang baik, serta hindarkan dari stres.

Ikan molly balon ini beranak dengan cara, melahirkan anak yang langsung bisa berenang, saya menyebutnya larva. Kira-kira untuk satu indukan ikan bisa mengeluarkan lima sampai sepuluh larva, dan membutuhkan waktu 3-5 minggu untuk ikan betina melahirkan anaknya,” jelasnya.

Untuk pakannya, karena molly termasuk ikan omnivora, artinya ikan ini bisa memakan apa saja, bahkan termasuk bayi mereka sendiri.

Karena itu, setelah fase perkawinan, anak dan indukan ikan ini harus dipisahkan.

Karena molly merupakan ikan yang aktif, biasanya Suharja memberikan pakan antara dua hingga tiga kali sehari.

Harga pada ikan molly balon ini juga berbeda beda. Kalau di tempat saya ini menjual yang kecil Rp50, yang panjang Rp200 paling mahal. Sedangkan untuk yang bulat bisa sampai Rp350 per ekor,” ungkapnya .

Ia juga menerangkan, untuk membeli indukannya, Sahabat Tani harus merogoh kocek hingga ratusan ribu rupiah, karena molly merupakan ikan hias impor.

Baca juga: Untung Besar Lelang Cupang Online

Menurut Suharja, usaha molly sebenarnya menjanjikan, hanya pembudidaya harus memiliki lahan yang luas jika ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Selain itu, pembudidaya juga harus telaten dengan indukan yang bagus, karena indukan yang bagus biasanya menghasilkan anakan yang bagus pula.

Kalau pembudidaya, dibeli saja (ikan molly-nya), sebab pembudidaya mengembangbiakan molly supaya bisa banyak, bukan mau langsung dijual lagi. Alhamdulillah, dalam satu bulan saya bisa menghasilkan ikan sekitar 5.000 per ekor dan mendapatkan omset Rp1.500.000 dalam satu bulan,” tutupnya.

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App