• 6 Desember 2020

Penyakit Mati Pinggang pada Jahe

SHARE SOSMED

Kalau kami menyebutnya penyakit mati pinggang. Jadi, di bagian bawah batangnya, jaringan tanamannya sudah mati.

TANGERANG - Pernahkah Sahabat Tani merasakan gagal panen?

Kegagalan tersebut bisa saja terjadi, karena serangan hama dan penyakit.

Hama dan penyakit ini nantinya akan menyebabkan tanaman sulit tumbuh.

Meski berbahaya untuk tanaman, bukan berarti penyakit pada tanaman tidak bisa dihindari.

Seperti yang terjadi pada tanaman jahe.

Baca juga: Aroma Kampung Jahe di Tangerang

Dery, anggota kelompok tani karya muda, sekaligus petani jahe menjelaskan ciri-ciri penyakit yang menyerang jahe.

Salah satu contoh fisik jika jahe telah terserang penyakit yaitu, daun batang jahe cenderung berlubang.

Lubang pada daun ini disebabkan, adanya bakteri yang menempel pada bagian tanaman.

Penyakit lainnya yang mudah terdeteksi oleh penglihatan mata yaitu penyakit mati pinggang.

Kalau kami menyebutnya penyakit mati pinggang. Jadi, di bagian bawah batangnya, jaringan tanamannya sudah mati. Bisa dilihat melalui tanda fisik seperti batangnya berubah berwarna cokelat atau kekuningan”  katanya saat ditemui disekitar Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang selatan, Provinsi Banten, kepada tim Jagadtani.id baru-baru ini.

Penyakit mati pinggang ini biasanya disebabkan oleh bakteri. Dery menambahkan, untuk menghilangkan penyebaran penyakit ini pada tunas yang lain, perlu adanya penyabutan agar penyakit tak segera menyebar.

Kalau nantinya tidak tumbuh tunas baru di samping tunas yang mati pinggang ini, maka si batang cokelat tadi, harus segera dicabut. Kecuali, kalau tunasnya tumbuh, kita diamkan atau tidak dicabut pun masih tak masalah” jelas Dery.

Baca juga: Jahe Merah Mencegah Virus Corona?

Dery menjelaskan, solusi untuk mengatasi penyakit pada tanaman jahe sendiri dengan selalu memperhatikan pertumbuhan jahe di dalam pot. Pria berumur 31 tahun itu juga menyarankan untuk memperhatikan pemberian nutrisi pada tanaman seperti kotoran hewan yang digunakan, dan pemberian pupuk yang tepat secara berkala.

Dengan mengenali penyakit pada tanaman jahe, Dery berharap para petani jahe dapat lebih memaksimalkan hasil panennya.

Para petani jahe penting untuk memperhatikan kesehatan tanamannya. Sehingga nantinya hasil panen akan maksimal. Untuk saya sendiri punya target, mudah-mudahan bisa menjahekan serpong utara,” tutupnya.

Comment

Related News

Jagad Tani App Download

Free Sign & Download, Android App