• 30 November 2020

Madu Trigona di Kota Bogor

uploads/news/2020/10/madu-trigona-di-kota-51587bae6b2e7de.jpg
SHARE SOSMED

Lebah trigona dipilih karena aman tidak menyengat dan budidayanya relatif mudah.

BOGOR - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, tengah mencanangkan kawasan budidaya lebah dengan konsep urban bee atau lebah perkotaan.

Dalam budidaya lebah perkotaan tersebut, lebah yang digunakan yaitu Trigona sp, salah satu jenis lebah dari genius Meloponini

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bogor, Wina mengatakan, instansinya mulai membudidayakan lebah trigona sejak dua bulan terakhir.

Baca juga: Petani Kota Bogor Dapat Alsintan

Lebah trigona dipilih karena lebah penghasil madu ini tidak menyengat, sehingga dapat dibudidayakan di perkotaan atau di area pemukiman warga.

Selain memiliki nilai ekonomis, budidaya lebah trigona juga merupakan bentuk dukungan ketahanan pangan keluarga terlebih di masa pandemi COVID-19. 

"Kita ada DID (dana intensif aerah), jadi kita buat satu program yang bisa membantu meningkatkan pendapatan keluarga dan ketahanan pangan keluarga. Saat pandemi COVID-19 ini, trend madu sangat meningkat, jadi salah satu asupan untuk meningkatkan imunitas," jelasnya, baru-baru ini.

Program ini, sambungnya, dapat dikelola oleh kelompok tani.

Budidaya lebah trigona terbilang tidak terlalu sukar dalam perawatannya dan tidak memerlukan lahan yang luas, misalnya sekitaran rumah atau di kebun. 

"Lebah trigona dipilih karena aman tidak menyengat dan budidayanya relatif mudah. Cukup kontrol saja dari hama predator, seperti cicak dan semut. Jangan kena bising dan ada bakar-bakaran yang menimbulkan asap," katanya.

Untuk membudidayakan lebah trigona, diperlukan satu ratu lebah dengan ribuan lebah pekerja.

Lebah tersebut lalu diletakkan dalam kotak yang disekelilingnya ditumbuhi buah atau bunga.

"Yang di sini (DKPP), dua bulan sudah muncul penuh totol bulan yang di dalamnya terdapat madu. Setelah itu, kita bisa panen sekitar dua minggu atau satu bulan sekali," tambah Wina. 

Baca juga: Budidaya Madu Klanceng yang Menggiurkan

Setelah masa panen akan muncul calon ratu lebah baru, yang nanti bisa dipecah menjadi satu koloni baru.

Sehingga, jika dilakukan perawatan yang baik, maka budidaya lebah trigona akan terus berkesinambungan.

Rencananya, DKPP Kota Bogor dalam program tersebut akan membagikan 600 koloni lebah trigona untuk dibudidayakan oleh kelompok tani dan peternak yang ada di Kota Bogor.

Comment

Related News

Jagad Tani App Download

Free Sign & Download, Android App