• 19 September 2021

Beternak di Lahan Bekas Tambang?

uploads/news/2020/10/beternak-di-lahan-bekas-97035bdffe3e5bf.jpg
SHARE SOSMED

Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kalimantan Timur telah meneliti di tiga Kabupaten pada tiga lokasi bekas tambang batubara. Berdasarkan penelitian tersebut, lahan dapat digunakan untuk budidaya peternakan khususnya ternak sapi potong.”

JAKARTA - Salah satu polemik pertambangan yang saat ini masih terjadi yaitu tidak adanya pemanfaatan area bekas tambang.

Padahal, apabila area tersebut dimanfaatkan dapat menjadi area bisnis baru.

Menurut dosen Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan (INTP), Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor (IPB) University dari. Prof. Dr. Luki Abdullah, lahan bekas tambang dapat digunakan untuk peternakan.

Baca juga: Budidaya Padi di Lahan Tambang

Karena itu, ia mengharapkan lahan bekas tambang mampu menjadi solusi pemulihan ekonomi daerah setempat.

Area bekas tambang nikel dan emas memang perlu waktu lama untuk menghilangkan residu pada hijauan pakan. Kalau bekas tambang batu bara relatif lebih aman untuk ditanam tanaman pakan,” kata Prof. Luki dalam keterangan tertulis IPB University belum lama ini.

Meski demikian, masih ada karakter pembatas pada area bekas lahan untuk menanam.

Karakter pembatas tersebut yaitu pH yang rendah, bahan organik yang rendah, kapasitas tukar kation yang rendah, dan daya menggenang air yang ekstrem.

Daya menggenang air ini bisa sangat tinggi bahkan bisa tidak ada airnya.

Menurutnya, perlu upaya pembenahan tanah agar dapat mendekati karakteristik lahan yang sesuai untuk tanaman.

Upaya pembenahan tersebut dapat dilakukan dengan inokulasi mikroba tanam, pengapuran, pemupukan anorganik tanah, dan menambah bahan organik atau sumber karbon organik.

Bahan organik dapat berasal dari pupuk kandang, kompos, atau asam humat.

Apabila area bekas tambang sudah dilakukan perbaikan tanah, ada lima spesies tanaman pakan yang dapat ditanam. Spesies tersebut yaitu, Pennisetum purpureum, Mott dwarf pennisetum (odot), Panicum maximum cv. Mombasa, dan Mulato,” tambah Prof. Luki.

Baca juga: Jambu Mete di Bekas Tambang

Senada dengan Prof. Luki, Ir. Dadang Sudaryana, anggota Himpunan Alumni (HA) IPB University mengatakan, area bekas tambang juga dapat dimanfaatkan untuk peternakan yang berbasis mini ranch.

"Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kalimantan Timur telah meneliti di tiga Kabupaten pada tiga lokasi bekas tambang batubara. Berdasarkan penelitian tersebut, lahan dapat digunakan untuk budidaya peternakan khususnya ternak sapi potong,” ungkapnya. 

Related News

Jagad Tani - Petaninya Milenial App Download

Free Sign & Download, Android App